6 Tips Memulai Bisnis Kuliner Untuk Pemula Yang Penting Dipahami

5 Likes Comment
tips memulai bisnis kuliner untuk pemula

Memulai bisnis kuliner bukanlah perkara mudah, namun bukan pula sesuatu yang sangat susah dilakukan. Setiap orang bisa memulai kapan saja, namun yang susah adalah mempertahankannya supaya memiliki pondasi kuat dan mampu bertahan hingga beberapa tahun kedepan. Sebagai panduan singkat, berikut beberapa tips memulai bisnis kuliner untuk pemula.

Jualan makanan adalah satu dari beberapa ide cemerlang untuk balik modal dengan cepat dan menghasilkan banyak keuntungan. Yang pasti adalah semua orang membutuhkan makan, sebagian besar suka ngemil dan kebiasaan membeli makanan online sudah hampir merata di seluruh lapisan masyarakat.

Tips memulai bisnis kuliner untuk pemula dibawah bermanfaat sebagai petunjuk supaya Anda bisa mengetahui gambaran umum bagaimana langkah-langkah tepatnya.

Tips Memulai Bisnis Kuliner Untuk Pemula

1.Memahami Keunikan Makanan yang Dijual

Tidak sedikit orang diluar sana yang memulai bisnis asal jadi dan berjalan begitu saja. Setelah menentukan ingin jualan mie ayam misalnya, mereka langsung eksekusi dan mempersiapkan beraneka macam hal.

Padahal, memulai bisnis kuliner tidak boleh hanya cukup dengan ide ingin menjual apa. Melainkan harus memahami keunikan apa yang dimiliki produk jualan, sehingga terlihat menarik dimata calon konsumen dan berbeda dari kompetitor.

Jika dalam contoh ini Anda ingin menjual mie ayam, maka buatkan karakteristik khusus yang berkesan di hati banyak orang. Seperti porsinya yang jumbo, daging ayamnya banyak, tekstur mie mantap, harga murah, tersedia dalam kemasan box dan lain-lain.

Intinya adalah Anda harus segera memberikan keunikan pada produk yang hendak dijual.

2.Memahami Target Pasar

Agar bisnis kuliner Anda laris manis, maka sangat penting untuk menyesuaikan produk dengan target pasar. Sudah tahukah Anda siapa saja kira-kira orang yang akan membeli produk? Jika hanya main asal-asalan, maka pastinya produk kurang diterima oleh konsumen.

Masih di dalam kasus jualan mie ayam, apabila target konsumen anak muda maka Anda bisa fokus membuat kemasan menarik dan estetik. Beda lagi apabila mie ayam diperuntukkan bagi orang dewasa, tidak penting membuat kemasan menarik, asalkan porsinya banyak dan rasanya mantap.

Masing-masing target pasar pasti memiliki karakteristik sendiri yang bisa disesuaikan oleh calon penjual. Jangan sampai Anda memfokuskan pada hal-hal yang sebenarnya kurang dibutuhkan oleh calon konsumen.

3.Melakukan Survey Singkat

Memulai bisnis kuliner tanpa mau terjun ke lapangan dahulu untuk melakukan riset bukanlah langkah yang tepat. Karena kita tidak pernah tahu bagaimana daya beli masyarakat terhadap suatu produk, berapa banyak kompetitor yang sudah menjualnya, berapa harga pasaran dan masih banyak lagi.

Artikel Menarik Lainnya : Cara Promosi Jualan Makanan Online Agar Laris Manis Untuk Pemula

Informasi penting seperti itu hanya bisa diperoleh ketika Anda mau survei ke lapangan.

4.Membuat Konsep Bisnis

Sama seperti bisnis lainnya, memulai bisnis kuliner juga harus memiliki gambaran umum. Konsep bisnis ini meliputi dimana lokasi berjualan, berapa harga produk, bagaimana cara mempromosikannya di awal, kapan waktu buka, dan berbagai rancangan mengenai operasional lainnya.

Sejak pertama memulai, Anda harus sudah mengetahui gambaran besar dari bisnis yang hendak dijalankan.

5.Menghitung Modal yang Dibutuhkan

Langkah berikutnya yang penting dilakukan ketika merintis bisnis kuliner adalah menghitung modal. Ini terdiri dari modal produksi, sewa tempat, membuat lapak, biaya promosi dan seluruh biaya operasional lainnya.

Setelah mengetahui besaran modal yang dibutuhkan, Anda harus mengetahui darimana modal tersebut bisa didapatkan. Apakah sudah menyiapkannya dari tabungan pribadi atau meminjam.

6.Membuat Desain Produk

Kembali lagi diingatkan, bahwasannya bisnis kuliner harus membuat desain produk sedemikian rupa supaya sesuai target konsumen. Desain produk disini bukan hanya sekedar kemasan saja, melainkan detail produk itu sendiri.

Varian rasa apa saja yang ditawarkan kepada konsumen, berapa harganya, apakah ada biaya lain seperti toping tambahan, bagaimana pengemasannya, apakah bisa dibeli online, dan lain-lain.

Setelah semua tips memulai bisnis kuliner untuk pemula diatas Anda terapkan, maka persiapan sudah cukup matang.

 

You might like

About the Author: xibulz2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *